Accenture dan OpenAI:Percepat Integrasi ChatGPT Enterprise untuk Ribuan Profesional IT

Accenture Collab OpenAI Enterprise for The Integrity of Employees

Transformasi Kompetensi Digital OpenAI yang Meningkat

Accenture resmi menjalin kerja sama strategis dengan OpenAI untuk membekali puluhan ribu profesional TI dengan akses ke ChatGPT Enterprise.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Accenture untuk menangkap peluang bisnis di tengah melonjaknya permintaan layanan berbasis kecerdasan buatan.
Pasar bereaksi positif: saham Accenture naik hampir 2,8% dalam perdagangan pra-pembukaan setelah pengumuman tersebut.

Di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti dan pengetatan anggaran pemerintah di berbagai negara, langkah ini memperlihatkan bahwa perusahaan konsultansi global harus beradaptasi cepat untuk tetap relevan.
AI kini bukan sekadar alat bantu, tetapi infrastruktur baru yang membentuk ulang cara perusahaan memberikan layanan.


Implementasi ChatGPT Enterprise untuk Proses Internal dan Klien

Melalui kolaborasi ini, Accenture akan menggunakan ChatGPT Enterprise dalam dua fungsi utama:

  1. Pekerjaan internal, seperti pembuatan dokumen, analisis data, perencanaan proyek, hingga otomatisasi administratif.
  2. Pekerjaan eksternal, termasuk dukungan klien, rekomendasi teknis, pengembangan solusi AI, serta pendampingan transformasi digital.

Keduanya dirancang untuk mempercepat proses operasional dan meningkatkan efisiensi tanpa mengurangi presisi dalam pengambilan keputusan.

Selain implementasinya, kedua perusahaan juga meluncurkan program AI lintas industri untuk membantu sektor keuangan, kesehatan, retail, dan layanan publik mengadopsi alur kerja yang didukung AI.
Tujuannya: mempercepat transisi organisasi global menuju workflow otomatis, aman, dan berstandar enterprise.


Restrukturisasi dan Tantangan Terhadap Industri Konsultansi

Di balik kerja sama ini, Accenture sedang menjalankan program restrukturisasi senilai $865 juta sejak September.
Langkah tersebut bertujuan menata ulang struktur tenaga kerja, menurunkan biaya operasional, dan meningkatkan efisiensi.

Namun transformasi ini tidak lepas dari kekhawatiran.
Dengan meningkatnya kemampuan sistem AI untuk menghasilkan konten, menganalisis data, dan mengeksekusi tugas kompleks, muncul pertanyaan mengenai dampaknya terhadap jutaan pekerja konsultansi global.
Apakah AI akan menggantikan sebagian peran mereka, atau justru menjadi alat yang memperkuat produktivitas?

Accenture menjawabnya dengan mempercepat AI upskilling, memastikan setiap peran — dari analis hingga pemimpin proyek — siap bekerja berdampingan dengan teknologi tingkat lanjut.
Pendekatan ini menegaskan bahwa masa depan konsultansi bukan hanya tentang kemampuan manusia, tetapi sinergi antara kapasitas analitis profesional dan kecepatan sistem AI.

Informasi Pelatihan dan Sertifikasi Seputar Generative AI atau Yang Lainnya Hubungi Kami

Leave a Reply