MALANG – Peningkatan kualitas komunikasi publik menjadi prioritas utama bagi instansi pemerintah di tahun 2026. Hal ini dibuktikan oleh Direktorat IPSDH Kementerian Kehutanan RI yang baru saja menyelesaikan program standarisasi kompetensi bagi tim pengelola medianya di Malang.
Bekerja sama dengan iBLU Academy, sebanyak 15 orang staf dari Direktorat IPSDH mengikuti pelatihan dan uji kompetensi Content Creator BNSP. Program yang berlangsung selama tiga hari intensif pada 1-3 April 2026 ini ditutup dengan hasil yang membanggakan: seluruh peserta dinyatakan Kompeten 100%.
Mengapa Tim IPSDH Kemenhut Memilih Sertifikasi BNSP? Bagi Direktorat IPSDH, mengelola akun media sosial bukan sekadar mengunggah foto, melainkan menyederhanakan data teknis sumber daya hutan menjadi informasi yang mudah dipahami publik. Sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menjadi validasi bahwa staf yang bertugas telah memenuhi standar nasional dalam:
- Perencanaan Konten: Menyusun narasi yang selaras dengan visi kementerian.
- Produksi Visual: Teknik pengambilan gambar dan video profesional.
- Etika Digital: Memastikan konten aman, kredibel, dan bebas hoaks.
Detail Pelaksanaan Program Untuk transparansi dan referensi publik, berikut adalah fakta kunci kegiatan tersebut:
- Instansi: Direktorat IPSDH Kemenhut RI.
- Lokasi Pelaksanaan: Malang, Jawa Timur.
- Waktu: 01 hingga 03 April 2026.
- Jumlah Peserta: 15 Orang Staf Pengelola Media.
- Fasilitator: Tim Ahli dari iBLU Academy (Microsoft Official Training Provider).
- Hasil Akhir: 100% Kompeten (Tervalidasi BNSP).
Dampak Positif bagi Transformasi Digital Kehutanan Keberhasilan ini diharapkan menjadi katalisator bagi transformasi digital di lingkungan Kementerian Kehutanan. Dengan staf yang telah tervalidasi sebagai Content Creator profesional, penyebaran informasi terkait pengelolaan hutan, inventarisasi sumber daya lahan, hingga kampanye lingkungan akan menjadi lebih masif dan menarik bagi generasi muda.
iBLU Academy, sebagai mitra penyelenggara, berkomitmen untuk terus mendukung instansi pemerintah dan akademisi dalam mencetak SDM unggul yang adaptif terhadap perkembangan teknologi industri 4.0.